Studi kasus: Klinik Hewan drh. Ade Tedi pindah ke CuboVet
Klinik Hewan drh. Ade Tedi sebelumnya memakai aplikasi klinik sendiri, dan sebelum itu sistem lain yang menyimpan rekam medis bertahun-tahun. Pada 12 Oktober 2026 klinik ini pindah ke CuboVet, membawa seluruh data pasien dan riwayatnya.
Diperbarui 18 Oktober 2026
Tantangannya
- Data tersebar di dua sistem: aplikasi yang sedang dipakai, dan sistem lebih lama yang menyimpan riwayat rekam medis.
- Ada pasien yang sedang dirawat inap dan uang muka yang belum dilunasi, jadi pemindahan tidak boleh memutus pelayanan.
- Pemilik klinik ingin riwayat pasien lama tetap bisa dibuka dokter dari rekam medis, bukan disimpan di tempat lain.
Yang dikerjakan tim CuboVet
- Seluruh data dari aplikasi yang sedang dipakai dipindahkan: pemilik, hewan, ribuan riwayat kunjungan, obat, dan jasa.
- Rekam medis dari sistem yang lebih lama dimasukkan sebagai riwayat baca-saja di rekam medis pasien, dicocokkan ke pemiliknya lewat nomor HP.
- Setiap tabel dihitung ulang dan dicocokkan jumlahnya dengan sumber sebelum klinik memakai sistem baru.
- Pemindahan dikerjakan pada malam hari. Pagi berikutnya staf melayani pasien di CuboVet, dan sistem lama tetap disiapkan sebagai cadangan.
Hasilnya
- Dokter membuka riwayat pasien lama dan baru dari satu rekam medis.
- Pasien rawat inap dan uang mukanya ikut pindah, sehingga tagihan saat pulang tetap utuh.
- Alamat drhadetedi.id tetap dipakai untuk halaman publik klinik, sementara staf bekerja di aplikasi CuboVet.
Yang perlu diketahui
Catatan dari sistem yang lebih lama ditampilkan apa adanya, sehingga bentuknya mengikuti data asal. Transaksi lama tidak dibuat ulang menjadi transaksi CuboVet; pembukuan di CuboVet dimulai dari saldo awal pada hari pemindahan.
Ingin pindah dengan cara yang sama? Baca cara pindah ke CuboVet, atau lihat fitur lengkap dan harga.