Apotek dan stok obat klinik hewan yang berkurang sendiri
Stok obat sering tidak cocok karena pemakaian dicatat terpisah dari tagihan. Di CuboVet, obat yang diresepkan dokter atau dipakai dalam tindakan langsung memotong stok saat transaksi lunas, dari batch yang paling dulu masuk.
Diperbarui 18 Oktober 2026
Stok per batch
- Setiap pembelian dicatat sebagai batch, dengan harga beli dan tanggal kedaluwarsanya sendiri.
- Pemakaian mengambil batch yang paling dulu masuk (FIFO), sehingga harga pokok obat di laporan mengikuti harga beli sebenarnya.
- Obat bahan tindakan (misalnya obat bius dalam tindakan operasi) ikut terpotong lewat daftar bahan per tindakan.
- Racikan: komponen racikan dicatat satu per satu, dan stok masing-masing komponen ikut berkurang.
Mencocokkan stok fisik
- Stok opname: hitung fisik, masukkan jumlahnya, dan selisihnya tercatat sebagai penyesuaian.
- Obat keluar di luar penjualan: pemakaian internal, pecah atau rusak, dan kedaluwarsa dicatat dengan alasannya, sehingga tidak tampak seperti stok hilang.
- Setiap perubahan stok tercatat di riwayat mutasi: siapa, kapan, dan karena transaksi apa.
Pembelian dari pemasok
- Saat obat masuk dari pemasok, stok bertambah sebagai batch baru, dibayar tunai atau kredit.
- Pembelian kredit tercatat sebagai utang ke pemasok, dan bisa dilunasi sebagian demi sebagian.
- Untuk klinik bercabang, stok dan harga jual bisa diatur per cabang.
Batasan saat ini
- Transfer stok antar cabang belum tersedia; setiap cabang mengelola stoknya sendiri.
- Daftar obat bisa dipindahkan dari Excel/CSV oleh tim CuboVet saat klinik mulai memakai sistem.
Apotek adalah bagian dari software manajemen klinik hewan CuboVet; stoknya terpotong dari kasir dan rawat inap.